Ungu Love Balikpapan
BALIKPAPAN - Kawasan sekitar Balikpapan Sport & Convention Center (BSCC) alias Dome, Minggu (4/3) malam, tenggelam dalam ingar-bingar konser musik. Band ibu kota, Ungu, sukses mengharu-birukan sekitar 15 ribu warga yang hadir memeriahkan puncak perayaan HUT ke-115 Kota Balikpapan itu.Didukung sound system berkekuatan 100 ribu watt dan lighting berdaya 150 ribu watt, event yang didukung penuh LA Lights tersebutbenar-benar mengguncang kawasan Dome dan sekitarnya. Aksi Pasha dkk di atas panggung berukuran 10 x 12 meter dan tinggi sekira 1,5 meter mampu membius penggemarnya. Apalagi, para pengunjung tak dipungut biaya alias gratis.
“Selamat malam Balikpapan, selamat ulang tahun yang ke 115! Semoga semakin jaya dan semakin bersih kota ini,” seru sang vokalis Pasha, disahut gemuruh penonton.
Tepat pukul 21.00 Wita, Ungu yang beranggotakan Pasha (vokal), Enda (gitar), Makki (bass), Rowman (drum), dan Oncy (gitar), naik panggung. Lagu I Need You jadi tembang pembuka.
Para Cliquers (sebutan fans fanatik Ungu, Red) semakin histeris ketika band ternama ini menyanyikan Ciuman Pertama. Mereka bernyanyi bersama sambil jingkrak-jingkrak penuh suka cita. Lambaian tangan ke kiri maupun kanan dilakukan serentak tanpa komando.
Lagu-lagu yang akrab di telinga masyarakat pun mengalun. Seperti, Sejauh Mungkin, Jika Itu yang Terbaik, Hampa Hatiku, Percaya Padaku, Cinta dalam Hati, Dirimu Satu, Saat Bahagia, Dia Maha-Sempurna, dan Kekasih Gelapku.
”Ungu,I love you!” teriak seorang penonton. Pasha, yang bernama asli Sigit Purnomo Samsudin Said, sempat menimpali, “I love you too, Balikpapan…”
Lagu Cinta Gila menjadi tembang pamungkas penampilan Ungu yang berakhir sekira pukul 22.15 Wita. “Saya berterima kasih kepada Balikpapan yang telah mengundang kami di kota yang sangat bersahabat ini,” seru Pasha.
Ketua Panitia HUT ke-115 Kota Balikpapan,Ronny LHDA, mengatakan acara ini sangat spektakuler. “Jauh dari bayangan yang kami kira. Masyarakat berbondong-bondong membawa sanak-saudara, menikmati puncak acara HUT kota,” ucapnya.
Di tempat yang sama, Leader Team LA Lights Heru Purwanto berjanji pihaknya akan selalu menyuguhkan hiburan musik yang merakyat. “Terima kasih kepada masyarakat Balikpapan yang tetap menjaga kondusivitas selama berlangsungnya konser ini,” kata dia.
INSAN EO BERDUKA
Sayang, kemarin siang jelang konser, terjadi sebuah insiden kecelakaan kerja. Enam pekerja tersengat aliran listrik tegangan tinggi, dari kabel yang melintang tak jauh dari areal panggung konser Ungu di halaman Dome sekitar pukul 11.00 Wita.
Dua pekerja tewas di tempat saat menyiapkan sound system milik perusahaan rental CV Presgio. Yakni, Andriyano (18) dan Kurnain (18), keduanya warga RT 12, Kelurahan Baru Ujung, Balikpapan Barat.
Beberapa pekerja lainnya yang ikut memegang kerangka besi juga mengalami luka dan dirawat di Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD). Mereka adalah Rudiansyah (26), warga RT 42, Kelurahan Baru Ulu, yang mengalami cedera tangan kiri dan kepala, serta Agus (29), warga Kelurahan Baru Ulu mengalami luka ringan.
Korban lainnya adalah Sujaka (24), warga Jalan Gunung Polisi, RT 57, Kelurahan Baru Ilir, Balikpapan Barat, yang mengalami luka bakar di telapak tangan. Sedangkan Fajar (24), warga Jalan Letjend Soeprapto, Kelurahan Baru Ulu, hanya mengalami luka ringan. Keduanya diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan.
“Kami menyiapkan penataan peralatan sound. Rencananya tiang hendak kami tinggikan. Tiang sebelah kanan panggung setinggi lebih 5 meter menyentuh kabel, dan kami terlempar semua,” terang Rudiansyah.
“Kami belum bisa memintai keterangan dari dua korban yang sedang dirawat, karena mereka dalam perawatan. Selain saksi, olah tempat kejadian perkara telah pula dilakukan,” timpal Kapolsek Balikpapan Selatan Kompol Gatot Yulianto yang belum bisa menyimpulkan, apakah insiden ini karena human error atau penyebab lain.
Yang pasti, peristiwa ini menyisakan duka mendalam di kalangan event organizer (EO) di Kota Minyak. Para penggiat pementasan konser dan anekashow di Kota Minyak menyampaikan belasungkawa. Demi mengurangi beban keluarga korban, solidaritas EO Balikpapan juga menggalang sejumlah dana.
“Sesama penggiat event, tentu kami dari paguyuban EO Balikpapan turut berduka cita yang mendalam atas musibah ini. Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Tuhan. Dan tak lupa, kepada keluarga korban, semoga diberi ketabahan dan kekuatan," ujar Anwar “Olle” Cholis, salah satu penggiat EO daerah ini dari PT Borneo Enterprisindo (BE).
Mereka berharap, musibah ini cukup sekali dan tak perlu terulang di kemudian hari. “Semoga bantuan dan support doa dari teman-teman EO ini dapat meringankan beban bagi keluarga yang ditinggalkan," kata Fifi, Manajer Bedanka.
Ungkapan belasungkawa juga turut disampaikan dari beberapa perusahaan EO maupun individu, antara lain, Borneo Production, Zoom Production, Dejavu, Flipflop, My World Community, Phoebe, MC Benk-Benk, MC Ririn, dan MC Ucha.
sumber : http://kaltim post.co.id

Tidak ada komentar:
Posting Komentar