Welcome Message


Pasha Ungu: Mobil Listrik Cocok Buat Indonesia 


Jakarta - Vokalis band Ungu, Pasha rupanya mengikuti perkembangan dunia otomotif. Pria bernama asli Sigit Purnomo ini rupanya menginginkan mobil listrik. 

Pasha pun berharap agar mobil listrik benar-benar terwujud dan bisa melintas di setiap jalanan Indonesia. 

"Mobil ramah lingkungan atau mobil listrik itu bagus dong, buat negara kita sangat cocok," cetus Pasha saat berkunjung ke detikcom. 

Pasha yang memiliki Harley Road Glide Ultra di garasi rumahnya ini, juga percaya bahwa mobil listrik bisa menjadi solusi untuk kendaraan di Indonesia. 

"Negara kita terlalu banyak polusi, debu dan lain-lain. Dan bicara bahan bakar, kendaraan saat ini banyak menyita bahan bakar. dan kalau mobil listrik kan kita menghemat bahan bakar, energi, dan kita bisa menjaga penghijauan," kata Pasha yang datang ke detik.com dengan mengendarai sebuah roadster Jepang berwarna putih. 

Layaknya para pecinta otomotif lainnya, Pasha pun mempertanyakan kembali infrastruktur untuk bisa menghadirkan mobil listrik ditanah air. 

"Kalau saya bersyukur kemarin Pak Dahlan Iskan melakukan banyak perubahan. Karena kan negara kita memang memiliki banyak potensi untuk membangun tenaga listrik di Indonesia. Banyak lahan dan banyak hal-hal yang bisa dibangun, cuma repotnya kalau di tengah perjalanan habis, lalu bagaimana. Saya tidak bilang mobil listrik akan menguasai Indonesia atau Jakarta. Tapi paling tidak dengan adanya mobil listrik ini, bisa menambah kondisi alam kita menjadi lebih baik," tutup Pasha santai. 







sumber : http://detik.com
Pasha "Ungu": Foke Paham Jakarta, Jokowi Sukses di Solo


Sebagai warga yang berdomisili di Bogor, Jawa Barat, vokalis band Ungu, Sigit Purnomo Syamsuddin Said atau Pasha, jelas tak memiliki hak untuk menyalurkan suaranya dalam Pilkada Jakarta kali ini. Tapi, Pasha melihat Fauzi Bowo dan Joko Widodo sama-sama berpeluang untuk duduk di DKI 1. 

"Saya kan bukan lembaga survey, tapi prinsipnya dua orang ini sangat mumpuni," kata Pasha dalam wawancara di Planet Hollywood Jakarta, Rabu (19/9/2012) malam. 

Di mata Pasha, masing-masing kandidat memiliki kemampuan dan keunggulan. "Pak Fauzi Bowo orang birokrat yang paham sekali soal Jakarta dan sebelumnya dia juga jadi wakil gubernur," ujar Pasha. "Pak Jokowi juga sukses membangun Solo dan enggak bisa dianggap enteng," lanjutnya. 

Pasha percaya, para warga Jakarta bisa menentukan pilihan yang terbaik untuk memimpin selama lima tahun ke depan. "Sekarang tinggal masyarakat yang memutuskan," ujarnya. 





sumber : http://kompas.com
Pasha Ungu Himbau Warga Jakarta Pada Pilkada Putaran Ke-2 


Vokalis band Ungu, Sigit Purnomo Syamsuddin Said, atau lebih populer dengan sebutan Pasha, menghimbau warga Jakarta pada Pilkada putaran ke-2 yang jatuh tanggal 20 September 2012. 

"Kita harus betul-betul merasa ini lah saatnya. Siapapun yang terpilih nanti, diharapkan semua masyarakat mendukung programnya," ujar Pasha saat ditemui usai launching single terbaru Ussy Sulistyawati dan Andhika Pratama, Percayalah, di Planet Hollywood, Jakarta Selatan, Rabu (19/9)  

Sementara itu, Fauzi Bowo yang selama lima tahun terakhir menjadi Gubernur DKI Jakarta dan Jokowi dengan pengalaman beliau membangun kota Solo adalah dua kandidat sama-sama berambisi memenangkan Pilkada putaran terakhir. 

"Pak Fauzi Bowo, bagus, Pak Jokowi juga bagus. Tinggal bagaimana masyarakat Jakarta memutuskan keyakinannya untuk memilih siapa," ungkap mantan suami Okie Calerista Agustina. 

"Siapapun yang akan menjabat Gubernur DKI Jakarta, diharapkan bisa membawa nasib Jakarta lima tahun mendatang menjadi lebih baik," tambahnya. 





sumber : http://kapanlagi.com
Pasha Ungu Bingung Bantu Korban Bencana di Kampungnya 


JAKARTA - Pasha "Ungu" sempat kebingungan setelah mengetahui kabar bencana gempa dan banjir yang melanda Sigi, Parimo, dan Palu, di Sulawesi Tengah. Sebagai putra daerah Sulawesi Tengah, ia tidak tahu apa yang mesti dilakukannya untuk membantu korban di kampung halamannya. 

Makanya, pria kelahiran Donggala, 27 November 1979 itu, menyampaikan ucapan berterima kasih kepada komunitas Kepedulian Orang Indonesia (KOIN) dan Slank, yang membuka jalan untuk penggalangan dana korban bencana alam itu, lewat konser bertajuk "Senandung Untuk Negeri-Konser Amal Untuk Sulawesi Tengah [Sigi, Parimo, Palu]". 

"Saya sebagai warga Sulawesi Tengah terimakasih untuk KOIN dan Slank. Slank itu pemerhati masyarakat. Saya mendengar berita bencana di Sulawesi Tengah lewat media tv, saya bingung waktu itu mau ngapain," ucapnya, Jumat, (21/9/2012), di markas Slank, Jalan Potlot, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan. 

Pasha bersama beberapa musisi lainnya, seperti Abdee Negara, yang juga berasal dari Sulawesi Tengah itu, menjadi salah satu koordinator dalam penggalangan dana amal tersebut agar dapat tersalurkan kepada korban bencana. Dalam kesempatan itu, ia mengimbau kepada pemerintah turut membantu upaya tersebut. 

"Perlu bantuan pemerintah, dalam hal ini Gubernur. Kalau bantuan sudah terkumpul, akan kita antarkan langsung ke sana biar ketemu langsung korbannya," ucapnya. 

Memang, Pasha mengaku belum melihat langsung kondisi korban. Tetapi, ia telah mengetahui informasi itu dari televisi, dan cerita yang disampaikan sanak saudaranya yang bermukim di sana. "Cukup menyedihkan, banyak yang kehilangan rumah dan lain-lain, butuh cepat bantuan dana," tandasnya. 





sumber : http://tribunnews.com
Pasha: A'a dulu pernah jadi model


Ulang tahun Mall Central Park yang ke-3 pada 9 September 2012 diramaikan dengan penampilan spesial band Ungu. Band ini sukses menyedot perhatian pengunjung mal maupun para Cliquers, sebutan untuk penggemar setia Ungu.

Kendati Ungu tampil di puncak acara, tidak membuat pengunjung surut. Bahkan begitu pagar pembatas yang mengelilingi panggung dibuka, serentak semua penonton menyerbu mendekati panggung. Band yang beranggotakan yang Pasha (vokal), Makki (bass), Enda (gitar), Oncy (gitar), dan Rowman (drum) ini memulai aksinya pada Sabtu (10/9) pukul 21.00 WIB.

Sebanyak 10 lagu dihantarkan ke telinga pengunjung Mall Central Park, mulai dari Cinta gila, Percaya Padaku, Aku Bukan Pilihan, Demi Waktu, Andai Ku Tahu, Tercipta Untukku, Kekasih Gelapku, Cinta Dalam Hati, Aku Ingin Putus, dan Hampa Hatiku.

Yang menarik, deretan lagu-lagu tersebut merupakan permintaan khusus dari manajemen Mall Central Park untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-3. Tak heran, tidak banyak lagu terbaru Ungu yang dibawakan saat menggelar live performance. Meski begitu, semua penonton tetap asyik ikut koor.

“Tepuk tangan untuk Central Park dong, lagu-lagu yang kami bawakan ini merupakan permintaan khusus mereka untuk kalian,” ucap Pasha yang mengenakan kaos bola berwarna orange dengan nomor punggung 27 serta bertuliskan namanya di bagian belakang.

Sebelum penampilan band Ungu, telah digelar peragaan busana dari 3 talented young designers, yakni Barli Asmara, Denny Wirawan dan Mel Ahyar. Kehadiran Ungu setelah peragaan busana ini dijadikan humor oleh Pasha.

“Mana suara prianya niy? Nggak papa kan liat A'a, tadi kan udah liat yang tinggi-tinggi, putih-putih terus liat A'a gak papa?” tanya Pasha yang disambut riuh penggemarnya.

“Tadi sih harusnya kita maunya tampil sebelum yang cantik-cantik tadi, ternyata kita ditaro di akhir. Ya sudah, yang penonton laki-lakinya gimana nih...? A'a juga dulu pernah jadi model, cuma karena kurang tinggi, ya udah,” ujarnya tersenyum.

Kehebohan pun terjadi kala Pasha mengajak salah seorang cliquers perempuan naik ke atas panggung untuk diajak duet menyanyikan lagu Tercipta Untukku yang versi aslinya duet bersama Rossa. Bukannya ikut bernyanyi, penggemar perempuan ini malah memeluk dan mencium pipi Pasha, kejadian itu jelas saja mengundang cemburu para cliquers perempuan lainnya. Akhirnya fans berat tersebut turun panggung dan mendapat hadiah topi semi jerami yang sejak awal dipakai oleh Pasha.

Keseruan tidak berhenti sampai di situ, saat membawakan lagu terakhirnya Hampa Hatiku, Pasha mengajak manajemen Mall Central Park naik ke atas panggung dan bernyanyi bersama.





Sumber : http://kapanlagi.com/
Pasha-Adel Berbagi kepada Sesama 

Bogor: Pasha "Ungu" ingin bulan Ramadan ini lebih bermakna. Untuk itu, ia mengajak serta sang istri, Adelia Wihelmina, dan komunitas motor gedenya berbagi kepada sesama dengan melakukan sahur on the road di Pondok Pesantren Dulur Salembur, Bogor, Jawa Barat, belum lama ini. 


"Kita mau berbagi dengan melakukan sahur on the road ke Pondok Pesantren Dulur Salembur," kata pemilik nama Sigit Purnomo Syamsuddin Said itu di Halo Selebritis SCTV, Senin (13/8). 


Dinginnya udara malam hari tak mampu mengurungkan niat keduanya. Maklum saja, rombongan memilih menggunakan motor gede menuju lokasi. Pasha mengisi acara dengan berdoa bersama, melantunkan salawat nabi, dan sahur. 


Acara ini sebagai bentuk syukur ayah empat anak itu atas karunia dan rezeki yang berlimpah dari Yang Maha Kuasa. "Masih dalam suasana sahur on the road. Alhamdulillah, semuanya sudah berjalan lancar, sahur bersama. Semoga yang kita niatkan berjalan dengan baik. Amin," harapnya. 






sumber : http://liputan6.com
Pasha "Ungu" Selalu Kebagian Baca Doa 


Vokalis Ungu, Pasha, mengaku bingung jika menghadiri acara, karena teman-temannya selalu memilihnya untuk membaca doa. Namun demikian, ia tetap menjalankan kepercayaan yang diberi oleh teman-temannya itu. 

"Saya enggak tahu kenapa, saya yang selalu pimpin doa," ucap Pasha dalam acara peluncuran sebuah kegiatan mudik gratis bareng yang diadakan oleh Ungu dan Gen FM di Jakarta, Rabu (15/8/2012) malam. 

Dalam acara itu, suami dari Adelia Wihelmina ini mendoakan agar para pemudik selamat sampai di tujuan masing-masing. Sejumlah 100 orang mendapat fasilitas mudik gratis. Mereka diberangkatkan dengan menggunakan dua bus, melewati jalur utara dan jalur selatan, yaitu ke Solo dan Yogyakarta. 






sumber : http://kompas.com
Terima Kasih aTas Kunjungan Anda, Jangan Lupa Follow Tweet Kami, Join Facebook Kami and Jangan Lupa TinggaLkan KomentaR Anda